Berita

Pemda KKT Gelar Pangan Murah

Saumlaki.- Metro.Regjional.id Dalam rangka mendukung kebutuhan ketersediaan bahan pokok harian masyarakat dalam situasi inflasi yang cukup tinggi, maka Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar gerakan pangan murah. Dimana gerakan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menekan Inflasi melalui peningkatan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok masyarakat melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat.

Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar Ruben B Moriolkossu, mengatakan Pemda sangat mengapresiasi event ini dan diharapkan dapat mendukung masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehari -hari. Mulai beras, minyak goreng, gula pasir, telur. Menurut dia, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak hanya di satu titik.

Moriolkossu katakan, inflasi di Maluku cukup tinggi. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan pada Minggu ke-4 bulan Juli 2023, Provinsi Maluku berada diangka inflasi 5,80 persen. Angka inflasi ini tidak berbeda jauh dengan Tanimbar yakni 5,57 persen.

“Dari data itu, untuk stabilitas harga pangan dan semarakan HUT RI, Pemda lewat Dinas Ketahanan Pangan gelar giat gerakan pangan murah,” ujarnya.

Sekda defenitif KKT ini juga, menegaskan bahwa giat tersebut bukan hanya sekedar dilakukan. Tetapi gerakan pangan murah ini akan dilakukan secara berkesinambungan dan dalam rencana akan digelar 4 kali dalam setahun.

“Dengan menurunkan inflasi, maka peningkatan ekonomi kita makin baik. Saya harap pengusaha, pelaku usaha untuk senantiasa bersama Pemda sukseskan program ini. Pasalnya jika tidak dilakukan, maka inflasi di KKT susah diturunkan,” tandasnya.

Dari laporan Kadis Ketahanan Pangan KKT Selvi Hukubun, mengungkapkan kalau produk pangan yang dijual yakni beras premium. Untuk beras premium ukuran 5 kilo gram, dibandrol dengan harga Rp50.000. Bawang merah dan bawang putih dijual dengan harga Rp15.000 untuk kemasan 500 gram. Kemudian cabe rawit yang dijual Rp8.000 per 250 gram. Telur ayam Rp50.000 per rak, gula pasir Rp13.000 per kilo gram, minyak kelapa Rp13.000 per liter.

“Kita juga sediakan daging sapi untuk dijual dengan harga Rp100.000 per kilo,” tandas Selvi yang juga sebagai ketua panitia gerakan pangan murah dan pencanangan 10 juta Bendera Merah Putih. (Mr.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *